Jas laboratorium adalah salah satu alat pelindung diri yang wajib digunakan oleh para tenaga kerja dan peserta didik di lingkungan laboratorium. Pemakaian jas laboratorium umumnya pada laboratorium kimia atau laboratorium biologi. Jas laboratorium biasanya berwarna putih, berlengan panjang, terdapat kancing, panjangnya selutut, dan berbahan katun, linen, atau polyster, jas
Jas laboratorium berfungsi sebagai seragam atau identitas seorang pekerja laboratorium, dan untuk melindungi tubuh manusia dari percikan zat kimia berbahaya yang dapat merusak kulit, serta zat kimia yang bersifat mudah meledak. Berdasarkan penggunaannya, jenis-jenis lab yaitu jas lab sekali pakai dan jas lab berkali-kali. Jas lab sekali pakai umumnya digunakan di laboratorium biologi dan hewan, sementara jas lab berkali-kali pakai digunakan di laboratorium kimia.
Maarif Konveksi selalu memberikan hasil yang terbaik disetiap produksinya. Kemudahan dalam berkonsultasi dan pemesanan dapat dilakukan oleh Customer Service Maarif Konveksi yang ramah. Maarif Konveksi bisa memberikan contoh model dan desain yang cocok sesuai dengan permintaan pelanggan. Dan jika Anda berada di luar kota, tidak perlu khawatir karena akan tetap mudah dalam proses pengirimannya karena Maarif Konveksi sudah bekerja sama dengan banyak ekspedisi. Jangan khawatir juka produk yang Anda pesan tidak sesuai karena Maarif Konveksi juga memberikan garansi di setiap produknya.
Maarif Konveksi juga sudah sering menerima pesanan untuk pembuatan Jas Laboratorium. Dalam pembuatan Jas Laboratorium tentu saja ada banyak hal yang harus diperhatikan, mulai dari proses pemilihan bahan hingga proses produksinya. Tidak banyak konveksi yang bisa menerima jasa pembuatan jas laboratorium.
Salah satu pelanggan Maarif Konveksi adalah dari Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Ngudi Waluyo Semarang. Mereka memesan Jas laboratorium berlengan panjang dengan penutup kancing putih besar. Jas laboratorium yang dipesan memiliki dua saku di bagian depan bawah dan satu saku di dada kiri. Jas Laboratorium ini dilengkapi dengan bordir di bagian depan. Jas laboratorium ini berwarna putih dengan menggunakan bahan dari Ero.
Kain Ero
Ciri khas kain ero diantaranya yaitu mempunyai handfeel yang lembut, permukaan sedikit berbulu dan cukup mudah menyerap keringat. Kain voal atau ero juga memiliki ragam warna yang sangat bervariasi. Jain ero cocok untuk melapisi baju yang berbahan tipis dan menerawang. Kain ero juga banyak dikenal dengan sebutan holoe adalah jenis kain yang tak jarang sebagai bahan dasar dalam pembuatan seragam maupun jas. Harganya sangat ekonomis, selain itu ero juga tidak terlalu tipis jika digunakan sebagai atasan.
Jika Anda punya pertanyaan seputar pembuatan jas laboratorium, wearpack, kemeja, seragam atau yang lainnya, jangan ragu untuk langsung menghubungi Kami dengan menekan tombol di bawah ini.