Untuk membuat kain ini, pabrik tekstil harus mengkombinasikan tiga serat kain yang berdeda, mulai dari 50% polyester dengan 25% kain rayon dan 25% kain katun. Itulah alasan mengapa kain ini disebut cotton tri-blend. Meskipun berasal dari kombinasi serat kain yang berbeda-beda, kain ini tetap memiliki keistimewaan sendiri. Karena memiliki serat tayon, kain ini jauh lebih lentur sedangkan katun membuatnya tampak lebih lembut.