Tips Merawat Pakaian Berbahan Katun

Tips Merawat Pakaian Berbahan Katun

Setiap bahan pakaian pastinya harus diperlakukan dengan cara yang berbeda, termasuk dalam hal mencuci, menyetrika dan menyimpan. Maarif konveksi akan memberi tips merawat pakaian berbahan katun untuk Anda.

Pakaian berbahan katun banyak menjadi pilihan di Indonesia yang memiliki iklim tropis. Katun dikenal sebagai kain yang bisa menyerap keringat, tidak panas dan nyaman dipakai. Harga yang ditawarkan juga tidak semahal kain lain. Karena itu penggemar baju dari kain katun mulai dari balita hingga orang dewasa. Meskipun harganya cenderung lebih terjangkau dan perawatannya mudah, jangan abaikan cara mencuci kain katun. Sama seperti jenis kain lain, kain katun juga memiliki perawatan tersendiri yang tidak bisa disamakan dengan bahan lain saat mencucinya.

Cara merawat pakaian kain katun

1. Cuci secara manual

Hindari mencuci pakaian berbahan katun dengan mesin cuci. Hal itu untuk menghindari pakaian menerima beban dan gesekan yang terlalu berat dengan pakaian lain. Karena bisa membuat pakaian menjadi melar dan memiliki pori-pori kasar.

Tetapi apabila harus menggunakan mesin cuci, pisahkan katun yang berat dan yang ringan. Mencuci dengan tangan dapat memperpanjang usia pakaian berbahan katun yang Anda miliki.

2. Jangan menyikat atau mengucek terlalu keras

Menyikat pakaian berbahan katun saat mencuci dapat merusak dan mengacaukan pola serat pakaian. Sebaiknya, sikat pakaian dengan halus agar tidak merusak serat katun. Mengucek dan memeras terlalu keras saat mencuci pakaian berbahan katun dapat mengakibatkan pakaian menjadi melar.

3. Perhatiakan jika ada noda pada pakaian

Sebelum mencuci, sebaiknya perhatikan dengan teliti noda yang menempel pada pakaian katun, seperti keringat atau deodoran. Salah satu cara menghilangkan noda dengan menggunakan pembersih khusus noda pakaian, yang biasanya menyediakan aplikator berujung kecil untuk membersihkan noda yang berada di bagian sulit.

4. Memperhatikan proses pengeringan

Setelah pakaian berbahan katun dicuci, langkah selanjutnya yaitu dengan mengeringkan pakaian. Menjemur pakaian merupakan pilihan yang tepat untuk mengeringkan, terutama pakaian katun yang dilengkapi dengan detail print, manik atau denim. 

Selain itu, jemurlah pakaian dalam posisi bagian luar berada di dalam (terbalik). hal ini dilakukan untuk mencegah warna pakaian memudar, karena sinar matahari dapat mengakibatkan warna pakaian memudar.

5. Perhatikan ketika menyetrika

Pastikan pakaian dalam keadaan kering ketika akan disetrika dan atur setrika dengan suhu hangat. Apabila suhu terlalu panas dapat merusak katun yang memang mudah terbakar. Selain itu, suhu terlalu panas dapat meninggalkan bekas menguning di pakaian katun. Apabila menyetrika dengan suhu yang tepat maka pakaian katun dapat menjadi lebih awet.

6. Perhatikan penyimpanan

Setelah menyetrika dengan temperatur yang tepat, hal selanjutnya yang perlu dilakukan yaitu dengan menyimpan di ruangan atau di almari yang kering atau bersuhu ruang. Gantung pakaian agar tidak kusut dan hindarkan suhu lembab dan sinar matahari langsung.

7. Penggunaan deterjen yang tepat

Cara yang tepat untuk membersihkan pakaian berbahan katun yaitu dengan menggunakan deterjen. memperhatikan penggunaan deterjen perlu dilakukan. Jangan menggunakan pemutih untuk pakaian berbahan katun. Pemutih mengandung zat kimia yang sangat kuat sehingga dapat melunturkan warna dan menyebabkan pakaian menjadi kasar dan tipis. Menggunakan pelembut juga dapat dilakukan untuk membuat bahan katun lebih lembut.

Demikian tips merawat pakaian berbahan katun dari Maarif konveksi, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *