Jenis Jenis Kain Linen

jenis jenis kain linen

Setelah kemarin Maarif Konveksi mengurai sedikit tentang kain linen rami, sekarang kita akan mengulik lebih jauh lagi tentang jenis jenis kain linen ini. Adapun jenis kain tersebut terdiri dari:

1. Kain linen kenzo

Karakteristik kain linen kenzo ini cenderung kasar tebal sehingga lebih pas jika digunakan sebagai bahan baku celana, baju koko, gamis ikhwan, jas, blazer, outer dan yang lain sebagainya. Penggunaan kain linen kenzo pada kaos atu t-shirt kurang disarankan karena akan terlalu gerah jika dikenakan.

2. Kain linen 3g

Jenis kain linen ini tergolong unik, elegan dan modern. Sifat kain linen 3g mempunyai tekstur yang tidak begitu halus, serat kain menyerupai kayu, bahan tidak licin, ringan dan bahannya cenderung jatuh sehingga cukup mudah diatur. Ciri khas kain linen 3g adalah permukaan kainnya memiliki corak berupa garis lurus yang panjang, sejajar dan rapat.

3. Kain linen viscose atau linen euro

Sifat kain ini adalah cenderung kaku, berat, berserat besar dan longgar. Bahannya terbilang bagus, lembut dan sejuk saat dikenakan. Kain linen viscose agak menerawang karena serat yang longgar meski sifat kainnya berat. Kain linen euro tidak bersifat jatuh sehingga setelah disetrika akan terlihat jelas bekas lipatannya dan cenderung mudah kusut karena kainnya kaku.

4. Kain linen look

Kain ini terbilang paling cocok untuk bahan pakaian karena karakter yang tebal, lemas, terlihat jatuh dan sejuk saat dikenakan. Jenis kain ini mempunyai ciri khas tersendiri yakni mudah ditemukan dengan sekali terlihat. Tak heran jika kain ini disebut sebagi look (melihat).

Tidak seperti jenis jenis kain linen yang lain seperti jenis linen jepang dan toyobo yang memiliki serat kain sangat halus dan hampir tidak terlihat oleh mata. Kain linen look memiliki serat yang khas karena tampilan benangnya ahak besar dan mudah terlihat.

Linen look biasa digunakan sebagai bahan baku pembuatan baju kemeja, gamis, jilbab, baju koko dan jenis pakaian tertutup lainnya. Namun, ada juga yang berpendapat jika bahan ini terlalu tebal untuk bahan pakaian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *